Tindak Tegas! TEKAB 308 Polres Tulang Bawang Buru Dan Tangkap Komplotan Pencuri Motor, Satu Pelaku Jatuh Karena Berani Melawan Dan Acungkan Senpi Rakitan Ke Anggota

oleh -43 Dilihat
oleh

Tulang Bawang –

Delikkasus13.com.-

Aksi berani dan tanpa rasa takut kembali ditunjukkan tim khusus TEKAB 308 Satuan Reserse Kriminal Polres Tulang Bawang dalam memberantas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Tim berhasil mengungkap sekaligus menangkap dua pelaku kasus pencurian sepeda motor dengan pemberatan, di mana salah satu pelaku harus jatuh dan meninggal dunia karena nekat melawan petugas serta mengancam keselamatan petugas dan warga sekitar menggunakan senjata api rakitan.

Kejadian bermula dari dua laporan resmi yang masuk ke kepolisian pada tanggal 31 Mei 2026, di mana dua warga melaporkan sepeda motor miliknya hilang dicuri.

Pertama, terjadi di Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, milik saksi Anton Wahyudi yang kehilangan motor jenis Yamaha RX-K 135 senilai Rp33.000.000,-. Kendaraan tersebut diparkir di garasi rumah dan dikunci rapi, namun ternyata berhasil dibobol dan dibawa kabur pelaku antara malam hari hingga pagi hari berikutnya.

Kedua, di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, milik saksi Kadir yang kehilangan motor Honda Absolute Revo senilai Rp16.800.000,-. Dari hasil pemeriksaan dan rekaman CCTV, diketahui pelaku masuk secara diam-diam saat korban sedang beristirahat.

Dari dua kasus tersebut, tim penyidik segera melakukan penelusuran, pengumpulan bukti dan analisis informasi hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi serta melacak keberadaan para pelaku.

Pada hari Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 16.30 WIB, tim Tekab 308 berhasil memantau keberadaan kendaraan yang dikendarai pelaku di kawasan Pasar Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya. Saat itu kendaraan jenis mobil Sigra warna perak sedang berhenti dan menepi, di dalamnya ada dua orang laki-laki dan seorang wanita.

Begitu petugas mendekat dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku yang berinisial DS alias Kentung karena sedang diluar mobil utk membeli buah, Namun saat akan diamankan petugas, pelaku UM langsung berpindah tempat duduk ke kursi pengemudi dan berusaha melarikan diri dengan menginjak gas kendaraan secara keras. Petugas segera melepaskan tembakan peringatan agar pelaku berhenti dan menyerah, namun alih-alih berhenti, pelaku kedua yang berinisial UM justru mengeluarkan senjata api rakitan dan langsung menodongkan ke arah petugas!

Mengingat lokasi kejadian berada di tengah pasar yang sangat ramai dipenuhi warga, serta nyawa petugas dan masyarakat terancam bahaya nyata, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas, cepat dan terukur sesuai prosedur hukum yang berlaku. Akibatnya, pelaku UM terkena tembakan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan pelaku DS berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti yang sangat kuat, antara lain: 1 pucuk senjata api rakitan lengkap dengan 5 butir peluru, 2 buah alat kunci pengganda (letter T), 1 buah pisau tajam, rekaman CCTV sebagai bukti kejadian, serta mobil yang digunakan pelaku saat dilakukan Penangkapan

Diketahui kedua pelaku bukan orang baru dalam dunia kejahatan: UM sudah dua kali tercatat sebagai pelaku kejahatan, salah satunya kasus curanmor tahun 2024, sedangkan DS juga sudah tercatat pernah terlibat kasus penadah barang curian di tahun yang sama.

“Ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami tegaskan: kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk melindungi. Namun bagi siapa saja yang berani melakukan kejahatan, apalagi berani melawan petugas, membawa senjata terlarang dan mengancam nyawa orang lain, kami tidak akan ragu dan tidak akan berkompromi sedikit pun! Tindakan yang kami lakukan adalah sesuai hukum dan aturan yang berlaku, demi menyelamatkan nyawa sendiri, nyawa rekan kerja dan nyawa warga sekitar yang tidak bersalah. Kedua pelaku ini sudah berkali-kali melanggar hukum, berulang kali meresahkan warga, dan kini mereka harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Kami terus mengimbau: berhentilah berbuat jahat, menyerah sebelum terlambat, karena kejahatan tidak akan pernah menang melawan kebenaran dan hukum. Polri akan terus memburu siapa pun yang berani mengganggu ketertiban, sampai tuntas, sampai habis!” Ungkap Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah, S.I.K, M.H, Melalui Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama, S.Tr.K, S.I.K, M.H

Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, S.I.K., M.H Melalui kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama, S.Tr.K, S.I.K, M.H, menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara transparan dan sesuai jalur hukum yang berlaku. Pelaku yang masih hidup sudah ditahan untuk diperiksa lebih lanjut, sementara seluruh barang bukti sudah diamankan untuk menjadi bukti di pengadilan.

“Kami pastikan, setiap tindakan kami ada dasar hukumnya dan akan kami pertanggungjawabkan. Keamanan warga adalah prioritas utama kami, dan kami tidak akan membiarkan ada kelompok penjahat melakukan tindak pidana di wilayah ini. Siapa pun yang berani berbuat salah, pasti kami tangkap, di mana pun bersembunyi pasti kami temukan!” tegas Kasat Reskrim dengan nada tegas dan lugas.

Sampai saat ini penyidikan masih terus berjalan, tim juga masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat atau menjadi tempat penampungan barang hasil curian. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dan melaporkan segala informasi yang diketahui demi keamanan bersama.

(Rls).


jasa pembuatan website makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.